Berakhir Sudah

Tak q sangka ini semua begitu cepat berlalu meninggalkan semua kenangan dan mimpi-mimpi indah kita berdua…
Bagaikan sebuah mimpi di siang hari kurasakan semua ini, namun apa lah daya semua ini demi kebaikan dan kebahagiaanmu…
Q relakan kepergianmu dari hidupku jika itu bisa membuatmu lebih baik dan lebih bisa merasakan apa yang selama ini belum kau dapatkan. Q harus mengiklaskanmu walaupun semua terasa berat bagiku karena sesungguhnya q sangat menyayangi dan mencintaimu, namun semua itu takkan ada artinya bagimu karena kau telah pergi dan memilih dia sebagai penggantiku.
Ku akui dia memang lebih segalanya dari aku, lebih bisa memahamimu, lebih mengerti kamu…
Selamat Tinggal kasih, selamat tinggal masa lalu ku, selamat tinggal semua mimpi indah ku….
Q yakin q pasti bisa melanjutkan hidupku walau tanpamu. Q yakin q bisa bahagia tanpa diri dan cintamu…

Yadie & Widya,,, Sepasang nama yang hanya tinggal kenangan… Sebuah mimpi yang takkan pernah menjadi nyata,,,

curahan hati……

Tak tw lg hrs brbuat ap & hrs bgmna….
Sakit yg Q rsa,,, trsiksa dgn smwa prsaan niie…
Tak brdya lg tuk brdri tegak, hanya kerapuhan yg Q dapat.
Dlu trsa sngat indah dan kebahagiaan sllu mnyelimuti Q,
Hati trsa tenang, senyum sllu mmncar dr rupa yg tak menawan.
Mnjlani hari2 dgn kringanan tanpa beban…
Perlahan2 batu kerikil mulai brjatuhan mnimpa Qu,
Q than smwa dgn seluruh cinta yg Q punya,
Hanya itu senjata Q yg pling brharga….
Q llui dgn ksbaran, ktulusan, tnpa tuntutan ataupun blsan…..
Dgn hrapn prubhan trjdi hingga mmbwa kebaikan…
Pengertian, ksih synk, prhtian, dan pengorbanan tlah Q curahkan,
Brhrap Q bsa mndpatkan ksih synk dan cinta seutuh’x…
Hri brgnti harii, cinta Q pun d’uji lg….
D’uji dgn skp, sifat, dan kkrsan hti…
Q cba tuk mghdpi lg dgn ksbran,
Mncba tuk lbih mngerti, mncba memahamii wlau trsa periih…
Nmun ttp sja bgtu, hati ini rsa hancur brkeping2….tak brbentuk lg.
Sdh tak mmpu lg tuk brpkir apa lg yg hrus Q lkukn utk’x….
Hrus ttp Q than demii kbhagiaan org yg trcinta,,,
Hanya bsa trdiam kaku & membisu,
Aq brpkir, ap Q tak pntas utk mndptkan cnta & ksih synk?
Ap Q tak pntas utk d’mngerti?
Mengapa stiap yg Q lkukan jd srba slah??
Q mrsa ap yg Q lkkun slama ini tak ad arti’x,
Pdhal dgn pnuh kbhgiaan, ktulusan & k’iklasn Q mlkkan’x…
Q kira tu kan mmbwtmu bhgia,
Trnyta aQ slah…
Ap yg Q lkukan hnya lah mnjdi tali pengikat bgi’x,
Trnyata slma nie Q tak mmbwtx bhgia,
Sia sia…

Saat nie Q tak brhrap ap2 lg, Q hnya ingin Qm tawu,smwa yg Q lkukan tu hnya utkmu,
Mgkin hanya cra Q yg slah……
Ap yg tak Q korbankan tukmu? Smpe2 prsaan Q pun Q korban kan utkmu, wlu Q hrs hancur mnhanx, tu smwa demii Qm, Q tak ingin mmbwtmu mrsa brslah walupun salh itu sangad bsar….
Prnh kah Kau byangkan ap yg Q rsakan slama ini?
Q brharap Qm bsa bhgia dgn cramu sendiri,
Ap yg ingin km lkukan, lkukanlah….asal Qm bhgia…
aQ tak ingin mmksamu tuk mncintaiku
biar smwa mengalir dgn sndri’x….
Dan kini aq pasrah…….

Maafkan Q cinta terindah Q jika Q sllu mmbwtmu resah dan rsa trganggu,
Q hnya lah mnusia biasa yg ingin dcntai spnuh hati…

“CINTA INI TTP ADA UTKMU, TAK AKAN PRNAH BRUBAH DAN TAK AKAN BERKURANG SEDIKITPUN APAPUN YG TERJADI”

Tugas I KIMIA Bu Neni

Volume

Volume atau bisa juga disebut kapasitas adalah penghitungan seberapa banyak ruang yang bisa ditempati dalam suatu objek. Objek itu bisa berupa benda yang beraturan ataupun benda yang tidak beraturan. Benda yang beraturan misalnya kubus, balok, silinder, limas, kerucut, dan bola. Benda yang tidak beraturan misalnya batu yang ditemukan di jalan. Volume digunakan untuk menentukan massa jenis suatu benda.
Rumus volume

Rumus volume digunakan untuk benda yang beraturan:

* Volume kubus = r3 (r adalah rusuk kubus)
* Volume balok = p.l.t (p adalah panjang, l adalah lebar dan t adalah tinggi)
* Volume prisma = La.t (La adalah luas alas dan t adalah tinggi)
* Volume limas = 1/3.La.t (La adalah luas alas dan t adalah tinggi)
* Volume silinder = π.r2.t (r adalah jari-jari dan t adalah tinggi)
* Volume kerucut = 1/3.π.r2.t (r adalah jari-jari dan t adalah tinggi)
* Volume bola = 4/3.π.r3

Untuk menentukan volume benda yang tidak beraturan bisa digunakan gelas ukur.
Baca lebih lanjut

KIMIA

Teori kinetik zat membicarakan sifat zat dipandang dari sudut momentum. Peninjauan teori ini bukan pada kelakuan sebuah partikel, tetapi diutamakan pada sifat zat secara keseluruhan sebagai hasil rata-rata kelakuan partikel-partikel zat tersebut.

SIFAT GAS UMUM

1. Gas mudah berubah bentuk dan volumenya.
2. Gas dapat digolongkan sebagai fluida, hanya kerapatannya jauh lebih kecil.

SIFAT GAS IDEAL

1. Gas terdiri atas partikel-partikel dalam jumlah yang besar sekali, yang senantiasa bergerak dengan arah sembarang dan tersebar merata dalam ruang yang kecil.
2. Jarak antara partikel gas jauh lebih besar daripada ukuran partikel, sehingga ukuran partikel gas dapat diabaikan.
3. Tumbukan antara partikel-partikel gas dan antara partikel dengan dinding tempatnya adalah elastis sempurna.
4. Hukum-hukum Newton tentang gerak berlaku.

PERSAMAAN GAS IDEAL DAN TEKANAN (P) GAS IDEAL

P V = n R T = N K T

n = N/No

T = suhu (�K)
R = K . No = 8,31 )/mol. �K
N = jumlah pertikel

P = (2N / 3V) . Ek ® T = 2Ek/3K

V = volume (m3)
n = jumlah molekul gas
K = konstanta Boltzman = 1,38 x 10-23 J/�K
No = bilangan Avogadro = 6,023 x 1023/mol

ENERGI TOTAL (U) DAN KECEPATAN (v) GAS IDEAL

Ek = 3KT/2

U = N Ek = 3NKT/2

v = Ö(3 K T/m) = Ö(3P/r)

dengan:

Ek = energi kinetik rata-rata tiap partikel gas ideal
U = energi dalam gas ideal = energi total gas ideal
v = kecepatan rata-rata partikel gas ideal
m = massa satu mol gas
p = massa jenis gas ideal

Jadi dari persamaan gas ideal dapat diambil kesimpulan:

1. Makin tinggi temperatur gas ideal makin besar pula kecepatan partikelnya.
2. Tekanan merupakan ukuran energi kinetik persatuan volume yang dimiliki gas.
3. Temperatur merupakan ukuran rata-rata dari energi kinetik tiap partikel gas.
4. Persamaan gas ideal (P V = nRT) berdimensi energi/usaha .
5. Energi dalam gas ideal merupakan jumlah energi kinetik seluruh partikelnya.

Dari persarnaan gas ideal PV = nRT, dapat di jabarkan:

Pada (n, T) tetap, (isotermik)
berlaku Hukum Boyle: PV = C

Pada (n, V) tetap, (isokhorik)
berlaku Hukum Gay-Lussac: P/T=C

Pada (n,P) tetap, (isobarik)
berlaku Hukum Gay-Lussac:
V/T= C

Padan tetap, berlaku Hukum
Boyle-Gay-Lussac: PV/T=C
C = konstan

Jadi:

(P1.V1)/T1 = (P2.V2)/T2=…dst.

Contoh:

1. Berapakah kecepatan rata-rata dari partikel-partikel suatu gas dalam keadaan normal, jika massa jenis gas 100 kg/m3 dan tekanannya 1,2.105 N/m2?

Jawab:

PV = 2/3 Ek
PV = 2/3 . 1/2 . m v2 = 1/3 m v2
v2 = (3PV)/m = (3 P)/(m/V) = 3P/r

v = Ö3P/r = Ö3.1,2.105/100 = 60 m/det
2. Suatu gas tekanannya 15 atm dan volumenya 25 cm3 memenuhi persamaan PV – RT. Bila tekanan gas berubah 1/10 atm tiap menit secara isotermal. Hitunglah perubahan volume gas tiap menit?

Jawab:

Persamaan PV = RT jelas untuk gas ideal dengan jumlah mol gas n = 1. Jadi kita ubah persamaan tersebut menjadi:

P DV + V DP = R DT (cara differensial parsial)

15 . DV + 25. 1/10 = R . 0 ® AV = -25 /15.10 = -1/6 cm3/menit

Jadi perubahan volume gas tiap menit adalah 1/6 cm3,dimana tanda (-) menyatakan gas menerima usaha dari luar (dari sekelilingnya).

KRISMIN

Mineral

(krauset.al 1959)
Mineral adalah suatu zat yang terdapat dalam alam dengan komposisi kimia yang khas dan biasanya mempunyai struktur kristal yang jelas, yang kadang-kadang dapat menjelma dalam bentuk geometris tertentu.
Istilah mineral dapat mempunyai bermacam-macam makna; sukar untuk mendefinisikan mineral dan oleh karena itu kebanyakan orang mengatakan, bahwa mineral ialah satu frase yang terdapat dalam alam. Sebagaimana kita ketahui ada mineral yang berbentuk :
• Lempeng
• Tiang
• Limas
• Kubus
Batu permata kalau ditelaah adalah merupakan campuran dari unsur-unsur mineral.
Setiap mineral yang dapat membesar tanpa gangguan akan memperkembangkan bentuk kristalnya yang khas, yaitu suatu wajah lahiriah yang dihasilkan struktur kristalen (bentuk kristal). Ada mineral dalam keadaan Amorf, yang artinya tak mempunyai bangunan dan susunan kristal sendiri (mis kaca & opal). Tiap-tiap pengkristalan akan makin bagus hasilnya jika berlangsungnya proses itu makin tenang dan lambat.
Baca lebih lanjut

Titrasi Asam Basa

Definisi
>> Titrasi adalah pengukuran suatu larutan dari suatu reaktan yang dibutuhkan untuk bereaksi sempurna dengan sejumlah reaktan tertentu lainnya.
>> Titrasi asam basa adalah reaksi penetralan.
>> Jika larutan bakunya asam disebut asidimetri dan jika larutan bakunya basa disebut alkalimetri.
Baca lebih lanjut

Logam Transisi

Ciri-ciri Umum Kimia Logam Transisi

Halaman ini menjelaskan apa yang dimaksud dengan logam transisi berdasarkan syarat-syarat struktur elektronik, dan kemudian diteruskan dengan melihat ciri-ciri umum kimia logam transisi. Termasuk didalamnya perubahan tingkat oksidasi (bilangan oksidasi), pembentukan ion kompleks, ion berwarna, dan aktivitas katalitik.

Struktur elektronik logam transisi

Baca lebih lanjut